Cara Menginstall Linux Debian 5.0

Selamat malam salam sejahtera untuk kita semua, pada postingan kali ini Admin ingin sedikit berbagi sedikit mengenai Cara Menginstall Debian 5 CLI dan GUI.
Apa bedanya CLI dan GUI ?



GUI (Graphical User Interface) adalah sebuah mode dalam Sistem Operasi, yang mana pada mode ini user dimudahkan dalam penggunaannya, contohnya adalah OS Windows yang saat ini sering digunakan, sedangkan
CLI (Command-Line Interface) adalah mode lainnya dalam Sistem Operasi, mode dimana semua yang ditampilkan hanya berbentuk text saja, seperti Command-Prompt atau sering disebut CMD.



Ok langsung saja, persiapkan bahan dan alat dibawah ini :

-PC,
-Media Bootable (FD, CD, dll),
-File Debian 5,
-Gorengan,
-Kopi.

Berikut Cara Menginstall Debian 5 :

1. Pastikan anda sudah membuat bootable media dan men-set nya ke firts Boot, lalu nyalakan pc, setelah itu tekan enter pada "Install"


2.Pada Choose Language, silahkan pilih "English" saja, ini akan memudahkan anda untuk mengikuti tutorial-tutorial dalam menggunakan OS Debian, yang sebagian besar tutorial ditulis dengan istilah-istilah inggris di Debian ,


3.Pilih Negara, terlihat tidak ada pilihan Indonesia, anda bisa memilih Amerika Serikat, atau Other -> Asia -> Indonesia, tapi disini Admin akan pilih Amerika (Pisss :D ),


4.Pilih "American English" ini adalah susunan keyboard yang digunakan di Indonesia,


5.Isi Hostname anda, Hostname adalah sebuah kata untuk mengidentifikasi system anda, jika Debian ini digunakan dirumah, isi sesuka hati kalian, tapi jika ini untuk bekerja, silahkan tanya ke atasan kalian ^_^


6.Domain Name, isikan domain sesuka kalian, tapi harus diingat, untuk melakukan setting Server Domain, diharap kalian mengingat Domain Name ini,


7.Time Zone, Pilih "Pacific"


8.Partition Disk, nah pada bagian ini, jangan sampai anda salah, karena jika anda salah dalam 1 hal saja, data di Hardisk anda akan hilang, kecuali jika anda menjalankannya di Virtualisasi,


8.a.Partition Disk-Manual, ada 2 cara untuk mempartisinya, yaitu Manual dan Auto, di Manual, anda dapat membuat partisi anda sendiri, sedangkan auto, sistem yang akan menentukannya.



8.a-1.Manual, pilih "SCSI1 - bla...bla...bla", itu adalah nama Hardisk anda, terlihat disitu Admin menggunakan Virtual Box :D ,


8.a-2.Manual, pilih "Yes"


8.a-3.Manual, pilih dibawah dari "SCSI1 ......" tadi, lalu enter,


8.a-4.Manual, Pilih "Create New Partition" untuk membuat partisi baru,


8.a-5.Manual, disitu terlihat total disk yang ada adalah 8.6 GB, asumsikan 2GB untuk SWAP area, maka isikan 6.5GB lalu enter, pilih "Primary" lalu enter, dan "beginning" lalu enter again,




8.a-6.Manual, saat disini, pilih "Use as" lalu pilih "ext2 File System"



8.a-7.Manual, setelah itu pilih "Done setting up the partition",


8.a-8.Manual, maka partisi tadi akan terbuat, selanjutnya membuat SWAP Area, pilih yang masih bertuliskan "Free Space" lalu enter,


8.a-9.Manual, sama seperti sebelumnya, pilih "Create new partition" lalu masukan "2.1GB" dan pilih "Logical",




8.a-10.Manual, Pada "Use As" pilih "Swap Area"  lalu pilih "Done Setting up the partition".




8.a-11.Manual,lalu pilih "Finish Partitioning and write changes to disk" untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya,

8.a-12.Manual, pada bagian ini, ditampilkan apa saja perubahan yang anda buat pada partisi tersebut, jika sudah yakin benar, maka pilih "Yes",


akan ada proses yang tidak lama dan tidak cepat pula :D,




8.b.Auto, jika anda memilih "Guided......." maka proses akan langsung ke tahap 8.a-12.Manual, tekan enter pada "Yes",


9.Root Password, Root adalah user yang memiliki kekuasaan tertinggi pada sistem operasi Linux, dalam hal ini di Windows adalah Administrator. Silahkan anda masukan Password untuk Root anda dan masukan sekali lagi untuk konfirmasi,



10.New User, masukan nama untuk user baru anda, ini ada user biasa, berbeda dengan user root,


11.Username, lalu masukan username untuk user baru tadi, username ini yang akan digunakan untuk login, masukan juga passwordnya,




12.Scan Another CD, pilih "No",


13.Use a Network Mirror, pilih "No",



14.Error Message, jika anda menemukan pesan ini, silahkan anda lanjutkan saja,



15.Participate for Survey, Jika anda adalah Developer maka pilih "Yes" untuk berkontribusi mengembangkan Debian, jika tidak pilih "No",


16.Software Selcetion, nah, pada bagian ini ditentukan software atau program apa yang akan diinstall, dibagian paling atas ada Desktop Environment (DE), jika anda mencentang ini, maka tampilan yang akan anda dapatkan adalah GUI, sedangkan jika anda tidak mencentangnya, maka tampilannya akan menjadi CLI, sisanya dapat anda ikuti pilihan yang saya centang atau membiarkan seperti yang anda lihat saja, karena program lainnya dapat dipasang saat selesai installasi, tekan "tab" lalu enter,



 Silahkan dimakan gorengannya, diminum kopinya, karena disini akan sedikit terasa lama, apalagi jika anda menginstall dengan memilih mode GUI nya


17.Workgroup, masukan sesuka kalian, tapi harap anda mengingatnya,


18. Pilih "No",


19.Grub Loader, pilih "Yes" jika anda menggunakn lebih dari 1 Sistem Operasi,


20.Complete, Proses Instalasi Debian 5 telah selesai, silahkan klik "Continue" untuk melanjutkan,




Setelah itu, pc anda akan automatis reboot, dan akan masuk ke Boot Loader, enter saja dipilihan atas,


Tunggu sampai proses Bootingnya selesai, lalu silahkan anda login, anda dapat menggunakan username yang telah dibuat sebelumnya, atau dengan user "root",


Selamat, Sistem Operasi anda telah selesai diinstall.






Demikian yang bisa saya jelaskan tentang Cara Menginstall Sistem Operasi Debian 5, jika ada bagian yang tidak saya jelaskan tetapi muncul saat anda melakukan instalasi, atau ada bagian yang belum anda mengerti, silahkan tingalkan Komentar, cepat atau lambat pasti akan saya Bantu.

Salam





Previous
Next Post »
6 Komentar untuk "Cara Menginstall Linux Debian 5.0"

Kelebihan debian apa aja gan klo boleh tau?

mantaf gan artikelnya... lengkap...

artikel yang bagus gan sangat bermanfaat ini

rumit juga cara instalasinya..
thanks udah share tutorialnya gan, lengkap banget :)

1.Free,
2.(lebih) Aman dari Virus,
3. :D

thx gan tutorialnya boleh nih ane coba nanti, bosen juga pake windows mulu

Website

Terima Kasih Sudah Berkomentar